• Sun. Sep 25th, 2022

UBICO News

Portal Berita Akuntansi, Pajak, Keuangan dan Bisnis Terpercaya

UMKM atau Usaha Mikro Kecil dan Menengah bukan sesuatu yang asing sekarang. Penggiatnya terus mengalami peningkatan. Kelasnya juga terus mengalami pertumbuhan.

Buktinya, selama sebelum pandemi, UMKM menjadi tumpuan perekonomian Indonesia. Sebenarnya bukan hanya di negara kita. Namun secara internasional, UMKM menjadi tulang punggung perekonomian. Terutama untuk penyediaan lapangan kerja.

Setelah datangnya pandemi, UMKM ikut terhempas. Namun bukan hanya UMKM, perusahaan raksasa pun mengalami hal yang serupa. Bahkan kini juga mulai banyak yang bertumbangan.

Padahal UMKM mikro, seperti pedagang bakso keliling, masih setia melayani pelanggannya.

Efek pandemi memang luar biasa terhadap bisnis. Namun dibalik kesulitan, ada kemudahan dan peluang yang muncul. Salah satunya adalah digitalisasi.

Digitalisasi kini menjadi kunci sukses bisnis. Jika dahulu hanya bisa dilakukan oleh perusahaan besar, kini digitalisasi bisa dilakukan setiap orang. Termasuk dalam berbisnis.

Oleh sebab itu UMKM juga harus go digital, dengan lima alasan berikut.

1.Semua orang adalah pengguna digital

Dunia hari ini adalah informasi dan digitalisasi. Penguasa informasi adalah pemenang. Maka dengan segera terjun dalam digitalisasi, bisnis akan mudah terakses.

Bukankah tujuan setiap bisnis adalah kemudahan akses. Sehingga barang dan jasa bisa terjual.

Kini sebagian besar orang, dari berbagai usia, selalu terpapar digitalisasi. Entah sadar atau tidak. Bahkan bayi baru lahir telah terpapar digitalisasi.

Maka segera terdigitalisasi, adalah kewajiban untuk setiap bisnis.

2.Cakupan pasar yang luas

Cakupan pasar digital sangat luas, mulai dari usia sampai lokasi.

Kini anda tidak perlu lagi bingung pemasaran di luar pulau bahkan luar negeri. Tinggal aktif di media sosial atau miliki website. Maka pemasaran akan sampai di tempat-tempat yang jauh.

Terkadang pula, dari pemasaran digital, kita mendapat umpan balik yang sangat penting bagi bisnis.

Maka pemasaran digital membuka banyak keran pemasaran baru. Tinggal pilih cara pelaku usaha mengeksekusinya.

3.Bisa dan mudah dilakukan setiap saat

Digitalisasi membuat segala hal mudah dilakukan setiap saat.

Kini dalam berbisnis, pemasaran bisa dilakukan setiap saat. Bahkan ketika pemilik bisnis tertidur, pemasarannya terus berlangsung.

Pencatatan keuangan yang penting dalam bisnis, juga bisa dilakukan dengan lebih mudah. Kini banyak sekali software untuk pencatatan keuangan yang sederhana dan mudah dilakukan. Menghasilkan laporan keuangn real time, untuk UMKM bukan hal yang susah.

Lainnya?

Masih banyak digitalisasi bisnis yang bisa dilakukan dengan mudah setiap saat.

4.Biaya lebih ringan

Dampak digitalisasi yang paling dicintai pebisnis adalah biaya lebih ringan.

Jika dahulu untuk iklan media elektronik bisa menghabiskan biaya jutaan hingga ratusan juta, kini hanya dengan bermodal beberapa ribu, pemasaran ala televisi bisa dilakukan.

Anda pasti tidak asing dengan youtube, instagram live, dan masih banyak lainnya. Di sana anda sudah serasa memiliki siaran iklan sendiri. Modalnya tidak perlu besar. Penontonnya juga siap sedia.

Tidak hanya terbatas pada iklan. Biaya untuk penyediaan laporan keuangan bisa dipangkas. Kemudian untuk toko juga tidak harus punya. Buka saja toko virtual.

Jadi kalau sekarang ngomong bisnis, bingung dengan tempat display barang, kini bukan jamannya lagi.

5.Sesuai dengan kondisi pandemi

Pandemi mengharuskan lockdown, kerja dan sekolah dari rumah. Pokoknya sebisanya semua dari rumah.

Maka beralihlah orang-orang, pada interaksi lebih intens pada media elektronik. Pagi-pagi baru bangun sudah akses media.

Kalau bisnis anda sudah digital. Terpampang di media sosial. Maka anda tidak perlu susah payah. Barang atau jasa akan terakses cepat oleh calon pelanggan.

Jadi intinya digitalisasi untuk UMKM adalah bermuara pada dua kata. Efektif dan efisien. Maka jangan ditunda dan segera lakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.