• Mon. Sep 26th, 2022

UBICO News

Portal Berita Akuntansi, Pajak, Keuangan dan Bisnis Terpercaya

Instagram Bank Indonesia pada selasa (02/07/2021), merilis tentang halal value chain atau mata rantai ekonomi halal. Apa itu dan bagaimana peranannya dalam perekonomian? Simak ulasan lengkapnya berikut!

Mengapa halal value chain?

Indonesia adalah pasar yang besar untuk beragam sektor ekonomi. Hal tersebut dikarenakan negara ini memiliki jumlah penduduk yang besar.

Salah satu sektor yang terus mengalami perkembangan adalah ekonomi islam dan keuangan syariah. Karena sebagian besar masyarakat Indonesia memeluk agama islam. Hingga dapat dikatakan Indonesia adalah salah satu negara yang menjadi pusat perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Tentu saja ada potensi besar untuk mengelolanya dan mewujudkan kesejahteraan umat, serta mewujudkan Indonesia menjadi pusat ekonomi dan keuangan syariah. Oleh karena itu Bank Indonesia kemudian mengkreasi yang disebut halal value chain atau rantai ekonomi halal.

Apa itu halal value chain?

Sesuai dengan namanya, yaitu halal value chain atau rantai ekonomi halal, maka seluruh kegiatan berkaitan ekonomi akan dipastikan kehalalannya. Singkatnya seluruh kegiatan ekonomi yang berlangsung, dapat dipastikan kehalalannya. Dengan demikian harapannya konsumen muslim akan semakin tenang dalam melakukan transaksi ekonomi.

Siapa konsumen muslim? Tentu saja bukan hanya dari Indonesia, namun seluruh dunia.

Bagaimana pelaksanaannya?

Guna melaksanakan rencana tersebut, tentu saja diperlukan langkah yang strategis. Oleh karena itu Bank Indonesia menetapkan 4 langkah strategis untuk pelaksanaan halal value chain, sebagai berikut:

  1. Mempercepat dan mengakselerasi sertifikasi halal
  2. Membangun ekosistem halal value chain melalui integrasi antar unit usaha
  3. Fokus pada pengembangan 5 produk yang kompetitif di sektor utama
  4. Produksi dan marketing yang end to end

Dengan keempat langkah tersebut, harapannya halal value chain bisa segera terwujud.

Apa saja 5 produk kompetitif dalam halal value chain?

Disebutkan sebelumnya, halal value chain berfokus pada 5 produk kompetitif. Berikut adalah produk-produk tersebut.

  1. Pertanian terintegrasi
  2. Halal food
  3. Muslim fashion
  4. Pariwisata halal
  5. Energi terbarukan

Nah, sekarang makin paham kan dengan halal value chain? Bagi pelaku UMKM terutama yang bergerak di 5 produk kompetitif, tentu ini merupakan kesempatan besar. Yuk, terus kembangkan produk dan dukung halal value chain!

Sehingga perekonomian halal yang menjadi impian setiap muslim, jadi kenyataan.

Amiiin!

Leave a Reply

Your email address will not be published.