• Wed. Apr 24th, 2024

UBICO News

Portal Berita Akuntansi, Pajak, Keuangan dan Bisnis Terpercaya

Hanya Sampai Juni 2021, Pengusaha Segera Manfaatkan Insentif Pajak!

Insentif pajak untuk pelaku usaha, akan segera berakhir pada Juni 2021. Maka pengusaha dianjurkan untuk segera memanfaatkannya, demikian yang disampaikan wakil menteri keuangan, Suahasil Nazara pada 16 April 2021.

Lebih lanjut, Suahasil Nazara menjelaskan, bahwa pemerintah memberikan insentif pajak, tujuannya adalah untuk percepatan pemulihan dunia usaha setelah tertekan oleh pandemi Covid-19. Pengusaha yang diberikan insentif merata, mulai dari kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga korporasi besar.

Dalam rangka pemulihan ekonomi terdampak Covid-19, pemerintah fokus pada belanja negara untuk penanganan pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi nasional. Salah satu bentuk dari kebijakan tersebut adalah dengan pemberian relaksasi pajak pada pengusaha. Dengan kebijakan tersebut, maka arus kas dalam dunia usaha bisa lebih longgar. Kelonggaran pada arus kas, akan membuat dunia usaha tetap berlangsung, dan terus melakukan perekrutan tenaga kerja.

Insentif pajak yang diberikan diantaranya: pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah (DTP), pembebasan PPh Pasal 22 impor, potongan angsuran PPh Pasal 25, penurunan tarif PPh badan, PPh final UMKM DTP, serta restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat.

Selain insentif pajak untuk dunia usaha, pemerintah juga memberikan insentif pajak untuk mendorong konsumsi masyarakat. Insentif pajak tersebut yaitu: pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) untuk rumah dan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) DTP untuk kendaraan bermotor.

Dengan adanya dua insentif pajak tersebut, Suahasil menjelaskan bahwa penjualan mobil dan rumah tidak dikenakan pajak dalam persentase tertentu. Sehingga harga jual kedua komoditi tersebut akan menjadi lebih murah.

Beragam insentif pajak tersebut, termasuk dalam pagu stimulus usaha senilai total Rp58,46 triliun. Jumlah tersebut merupakan bagian dari pemulihan ekonomi nasional yang nilainya mencapai Rp699,43 triliun pada tahun ini, yang artinya telah meningkat sebesar 22% dibandingkan tahun 2020.

Selain insentif usaha, pemerintah juga melaksanakan program vaksin nasional, dalam upaya pemulihan perekonomian negara. Jadi kalau anda pengusaha, segera manfaatkan insentif pajak yang sebentar lagi berakhir. Pandemi lewat perekonomian menjadi kuat!

By Wewin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *