• Tue. Jun 18th, 2024

UBICO News

Portal Berita Akuntansi, Pajak, Keuangan dan Bisnis Terpercaya

Dengar istilah startup, tentu langsung kepikiran gojek, tokopedia, bukalapak dan sejenisnya. Benar sih, tapi kalau masih kepikiran cuman itu, kamu mainnya kurang jauh.

Kini perusahaan startup di Indonesia sudah cukup banyak dan beragam. Tidak hanya bergerak di bidang jasa seperti gojek, atau komersial seperti tokopedia. Namun ada pula yang bergerak di bidang properti, keuangan dan masih banyak lagi macamnya.

Penasaran? Simak yuk!

1.Perdagangan atau komersial

Sebelum jauh masanya startup demikian dikenal, perusahaan rintisan ini benar-benar merintis perdagangan online di Indonesia. Ada bukalapak, tokopedia, shopee, dan sekarang makin banyak pemain baru yang bermunculan. Semua membidangi perdagangan aneka barang dan jasa.

Dari startup model inilah, emak-emak berdaster berjaya jualan. Mulai dari makanan sampai alat berat ada. Pokoknya jual beli menjadi lebih mudah. Ibu-ibu tetap bisa berkarya dari rumah.

2.Jasa angkutan

Setelah sektor perdagangan berjalan, nyatanya ojek yang sering mangkal jadi perhatian. Hingga lahirlah gojek, yang awalnya hanya angkut-angkut orang, jadi jasa kebersihan rumah pula. Pokoknya apa-apa bisa diakses lewat gojek, tentu saja terutama angkutan.

Tak lama setelah gojek, lahirlah grab. Startup yang kedua ini, juga fokus di jasa pengangkutan.

3.Jasa keuangan

Kemarin-kemarin heboh pinjaman online yang mencekik, sampai-sampai pengutangnya kebingungan. Nah, bermunculannya pinjaman online tersebut, juga salah satu bentuk startup pada bidang jasa keuangan.

Sebenarnya bukan hanya pinjaman online, ada pula platform untuk asuransi, investasi dan banyak lainnya sehubungan dengan jasa keuangan. Contoh startup di bidang ini, diantaranya: amartha, cekaja, bareksa, dan masih banyak lainnya.

Terkhusus kamu-kamu yang ingin bergabung ke startup jasa keuangan, ada baiknya untuk sering-sering memantaunya di OJK (otoritas jasa keuangan). Di sana akan sering dirilis, perusahaan-perusahaan yang terdaftar OJK. Sehingga kamu gak akan kejebak investasi bodong, atau tercekik pinjaman online.

4.Properti

Properti sebagai idola investasi sejak dahulu, juga tak luput dari startup. Nah, untuk startup yang bergerak di bidang properti, pola kerjanya adalah mengumpulkan uang, beli properti, kemudian bagi hasil. Propertinya bisa dijual lagi atau disewakan. Singkatnya startup model ini adalah crowdfunding untuk beli properti. Sehingga dana investasinya tidak terlalu besar.

Penasaran, kepo? Coba saja langsung ke beberapa startup berikut: provesty, proptech dan masih banyak lainnya.

4.Games

Hari gini, tidak bicara games kurang afdhol. Bocil-bocil semua sibuk dengan game. Maka tidak heran jika startup games juga bermunculan. Coba simak deh di beberapa startup berikut: agate, touchsten dan lainnya.

Apakah hanya lima jenis startup tersebut yang berkembang di Indonesia?

Sepertinya tidak. Sebab semakin hari banyak sekali jenis startup.

Jadi kamu berminat untuk mulai berbisnis startup? Coba saja salah satu dari lima ide di atas.

Berbisnis adalah tentang inovasi, konsistensi, dan persistensi!

By Wewin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *