• Mon. Sep 19th, 2022

UBICO News

Portal Berita Akuntansi, Pajak, Keuangan dan Bisnis Terpercaya

4 Fakta Bisnis Di Era Revolusi Industri 4.0

Revolusi industri masih berjalan hingga sekarang. Bahkan kini telah sampai di era 4.0. Sejak awal revolusi industri yang dimulai di Inggris pada 1700an, pola bisnis sudah banyak mengalami perubahan dan kemajuan. Namun intinya tetap sama, melakukan penjualan sebanyak mungkin, untuk raihan laba maksimal.

Disebut mengalami perubahan, sebab dahulu di awal revolusi industri, perusahaan bergiat untuk memproduksi barang sebanyak mungkin. Selanjutnya berupaya mengatakan hal-hal baik tentang produknya. Maka terjadilah penjualan. Intinya adalah tentang memamerkan diri, tanpa peduli dengan kebutuhan konsumen.

Kemudian datang revolusi industri 4.0 yang cukup berbeda. Mari simak faktanya!

4 Fakta Revolusi Industri 4.0

Teknologi informasi pegang peranan penting

Teknologi adalah senjata ampuh di era bisnis 4.0. Saat ini ada beragam media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk marketing bisnis. Sebut saja ada whatsapp, instagram, facebook, youtube, tik tok, dan masih banyak lainnya.

Lewat saluran media sosial tersebut, beragam aktivitas pemasaran dapat dilakukan. Marketing yang dulu berbiaya besar, kini tidak lagi. Bahkan hanya dengan memiliki smartphone, kemudian instal aneka media sosial, maka pemasaran bisa dilakukan.

Kalau ingin profesional, tentu ada biaya yang perlu dikeluarkan. Tetapi kini melakukan promo tiap hari seperti perusahaan besar, dengan jangkauan banyak pelanggan, bukan lagi masalah. Asal teknologi sudah dalam genggaman.

Mekanisasi

Makin hari banyak mesin ditemukan untuk produksi. Tenaga manusia makin minim digunakan. Semua mesin yang melakukan.

Jika sekarang masih manual, bisa jadi besok telah dikerjakan mesin. Meski produk hand made tetap digemari. Tetapi skill produksi memang makin lama tergeser oleh mekanisasi.

Sebenarnya tak hanya produksi, skill yang bersifat kuantitatif, makin tergeser oleh teknologi. Sebut saja, untuk mempersiapkan laporan keuangan saat sekarang tidak perlu repot. Ada beragam teknologi berbasis cloud yang siap membantu mempersiapkannya. Tinggal masukkan angka, laporan keuangan yang detail beserta analisisnya akan segera dihasilkan.

Fokus pada konsumen

Bisnis era sekarang, yang terbaik adalah fokus pada kebutuhan konsumen. Jika memahami kebutuhan pelanggan, maka bisnis akan menjadi juara. Karena makin banyak barang sejenis yang diproduksi. Sehingga perlu spesifikasi untuk menggaet hati yang tepat.

Ikea adalah salah satu contoh yang tepat menggambarkannya. Ketika banyak sekali industri furnitur, Ikea dengan cerdas menyediakan produk yang berbeda. Perusahaan ini menyediakan barang yang perlu disusun terlebih dahulu. Bukan barang jadi yang tinggal dipasang. Konsumen perlu memutar otak untuk mendapatkan furniture impiannya.

Dengan model demikian, Ikea memiliki pelanggan yang tepat. Pelanggannya adalah orang-orang yang memang senang menyusun sesuatu, dan merasa bangga bisa melakukannya.

Ahli paling dicari

Membaca dari atas sampai bawah, tentu agaknya meresahkan. Sumber daya manusia sepertinya makin berkurang fungsinya. Tetapi hal tersebut sangat salah. Justru di era ini banyak peluang tercipta.

Penjualan dengan teknologi tanpa konten dan ilustrasi, tidak mungkin dilakukan. Bisnis tanpa rancangan dan analisa mendalam, akan jatuh.

Teknologi dan mesin secanggih apapun belum bisa berpikir. Mereka hanyalah kumpulan algoritma yang kemudian membentuk kecerdasan buatan. Tidak ada aspek rasa di sana.

Maka era ini membutuhkan para ahli. Baik ahli di bidang penjualan, analisis bisnis, penulisan, ilustrasi dan masih banyak lainnya.

Jadi ketika anda tetap menjadi manusia seutuhnya, maka era revolusi industri 4.0, tidak menjadi seseram yang dibayangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.